e-Learning & Perannya Terhadap Pemberian Materi Yang Efektif

Materi pembelajaran yang diberikan oleh pengajar kepada para siswanya harus dilakukan dengan cara yang efektif. Ini bukan tentang bagaimana Anda menghemat waktu saja. Tetapi, dengan metode pembelajaran yang efektif tersebut, Anda dapat memberikan pembelajaran yang dapat memudahkan pelajar dalam menerima setiap materi pembelajaran tersebut. Efektivitas dalam memberikan pembelajaran melalui metode e-Learning ini juga perlu Anda perhatikan. Kami akan memberikan beberapa alasan mengapa dengan e-Learning pelajar akan dapat menerima materi pembelajaran dengan lebih efektif:

1. Kemudahan dalam mengatur waktu dalam memberikan materi

Pada sistem pembelajaran tradisional, Anda akan mengajar mahasiswa dengan batasan waktu karena harus bergantian dengan guru dari mata pelajaran lainnya. Sehingga, materi yang diberikan pun tidak begiru maksimal. Contoh, jika dalam 1 hari Anda hanya memiliki 2 jam, Anda harus membagi waktu tersebut dengan materi dan pembahasan. Sedangkan jika Anda sudah mulai mengadopsi e-Learning, Anda dapat menggunakan waktu 2 jam tersebut untuk 100% pembahasan. Sedangkan pada materi, Anda dapat menggunakan media interaktif seperti audio maupun video.

2. Bebas dalam memilih konten untuk materi

Pada metode pembelajaran tradisional, konten materi yang bisa Anda jelaskan hanya berpusat pada satu atau beberapa buku. Siswa/mahasiswa pun kemungkinan juga banyak yang malas untuk melihat konten buku yang itu-itu saja. Dengan sistem pembelajaran e-Learning, Anda dapat memberikan konten yang lebih variatif, interaktif dan disukai oleh pelajar dengan menambahkan konten sesuai dengan tren yang ada saat ini.

3. Materi bisa dibuka berulang-ulang

Ketika siswa/mahasiswa berada di dalam ruang belajar baik itu kampus/sekolah, banyak sekali jam-jam krusial yang dapat mengurangi konsentrasi dari pelajar. Seperti, lapar ketika sudah mendekati jam istirahat, ngantuk jika sudah memasuki siang hari. Ketika sudah mengalami hal-hal tersebut, pelajar pun menjadi tidak lagi mampu berkonsentrasi, materi yang Anda berikan di dalam kelas sudah tidak bisa dipahami dengan baik. Ketika sudah sampai rumah, semuanya hilang begitu saja. Namun, dengan metode e-Learning, pelajar dapat mengulang—ulang materi yang Anda berikan dengan membuka smartphone maupun laptop.

Dari poin-poin tersebut, Anda sudah dapat memberikan materi pembelajaran yang lebih efektif untuk semua siswa/mahasiswa. Jika saat ini Anda masih belum memiliki sistem LMS, silakan hubungi kami di hi@brightspaceindonesia.com dan dapatkan sistem LMS yang sudah dipercaya oleh ribuan universitas di seluruh dunia.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

Tim Brightspace Indonesia

Ditulis oleh tim PT. Kreasi Sejahtera Teknologi, penyedia implementasi LMS D2L Brightspace di Indonesia. Tentang kami.

Ingin melihat Brightspace langsung?

Kami siapkan demo untuk institusi Anda—tanpa biaya, tanpa komitmen.

Hubungi kami

Artikel terkait

Semua artikel
Teknologi Pendidikan

5 Karakteristik Yang Harus Anda Pada Sistem LMS

Dalam proses pembelajaran secara langsung atau tatap muka/tradisional akan selalu dilengkapi dengan proses pembelajaran dengan argumentasi yang sangat kuat. Interaksi secara verbal dan non verbal dapat diketahui saat it

e-Learning Indonesia

Strategi Dalam Memberikan Metode Pembelajaran Gamifikasi

Dalam proses pembelajaran gamifikasi, Anda dapat memberlakukan berbagai macam model pembelajaran. Hal ini perlu dilakukan oleh pengajar untuk memaksimalkan semua potensi yang dimiliki oleh pelajar melalui proses pembelaj