Mitos Salah Tentang Implementasi LMS

LMS dan ungkapan yang salah

1. Mitos tentang penggunaan LMS yang menyulitkan

LMS adalah inovasi dalam dunia pendidikan yang merupakan evaluasi dari sistem-sitem tradisional. LMS diciptakan untuk menyempurnakan sistem tersebut agar dilakukan dengan cara yang lebih sederhana. Sayangnya, banyak pihak yang beranggapan bahwa menggunakan LMS hanya akan menyulitkan para pengajar dan pelajar ketika harus menggunakan sistem ini. Kebanyakan, orang-orang yang mengatakan tersebut belum paham betul dengan sistem LMS itu apa dan seperti apa kinerjanya. Jika Anda salah satu orang yang meyakini bahwa LMS itu hanya akan menyulitkan, Anda dapat menggunakan sistem kami secara trial.

2. LMS hanya akan menambah biaya operasional bukan investasi untuk lembaga

Memang, ketika Anda menggunakan LMS tentunya diharuskan untuk mengeluarkan biaya operasional, dan itu tentu akan terjadi untuk semua investasi yang Anda lakukan akan membutuhkan biaya operasional. Artinya, LMS pun demikian, meskipun harus mengeluarkan biaya operasional, LMS merupakan investasi untuk menejemen data pelajar yang akan sangat dibutuhkan oleh pengajar di masa depan.

3. LMS hanya untuk e-Learning

e-Learning memang membutuhkan LMS agar dapat dijalankan dengan baik dan benar. Tetapi, LMS tidak hanya untuk e-Learning. Pada kenyataannya, LMS akan lebih maksimal dengan metode pembelajaran blended learning. Jika Anda hanya berpikir bahwa LMS adalah sistem e-Learning saja, itu artinya Anda juga ikut pada pemikiran yang salah.

4. LMS tidak efektif

Efektivitas sebuah platform ini tidak ditentukan oleh platofrmnya. Tetapi, bagaimana para pengguna platform yang memanfaatkan sistem yang sudah ada. Semua plaform dapat menjadi platform yang tidak efektif apabila dalam prosesnya tidak pernah dilakukan dengan cara yang efektif. Begitu pula pada sistem LMS, jika proses Anda lebih rumit, tentunya sistem LMS ini pun tidak akan efektif.

5. LMS tidak dibutuhkan untuk video dan keterlibatan pelajar

Memang, untuk mengunggah video, Anda dapat menggunakan banyak platform. Tetapi platform untuk pelajar, tidak mungkin Anda sebar luaskan untuk kepentingan umum diluar kampus. Artinya, Anda tetap membutuhkan LMS untuk menjaga privasi metode pembelajaran yang Anda lakukan. Keterlibatan pelajar dengan LMS adalah berbasis data. Artinya, pelajar tidak langsung terlibat sendirinya tanpa diperintah. Nah, untuk memerintah sesuai dengan karakter pelajar ini membutuhkan data agar penentuan dari pengajar tidak keluar dari apa yang dibutuhkan oleh pelajar.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

Tim Brightspace Indonesia

Ditulis oleh tim PT. Kreasi Sejahtera Teknologi, penyedia implementasi LMS D2L Brightspace di Indonesia. Tentang kami.

Ingin melihat Brightspace langsung?

Kami siapkan demo untuk institusi Anda—tanpa biaya, tanpa komitmen.

Hubungi kami

Artikel terkait

Semua artikel
e-Learning Indonesia

Cara Menjaga Keamanan Sistem LMS Yang Anda Gunakan

Menjaga sistem keamanan digital (cyber security) merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sering kali, para pengguna sistem digital melakukan kesalahan yang membuat sistem LMS ditembus oleh oknum maupun organis

e-Learning Indonesia

Pemberian Materi Pembelajaran Yang Lebih Efektif Dengan e-Learning

Materi pembelajaran yang diberikan oleh pengajar kepada para siswanya harus dilakukan dengan cara yang efektif. Ini bukan tentang bagaimana Anda menghemat waktu saja. Tetapi, dengan metode pembelajaran yang efektif terse

Sistem LMS Indonesia

Alasan Mengapa Yayasan Pendidikan Anda Perlu LMS

Berdasarkan data we are social pada tahun 2018 lalu, pengguna smartphone aktif di Indonesia mencapai 120 juta orang atau 45% dari seluruh populasi penduduk di Indonesia. Jumlah ini tentunya sudah termasuk jumlah pengguna