Manfaat Pembelajaran Berbasis Performa Dengan LMS

Penggunaan sistem pembelajaran e-Learning dengan menggunakan sistem LMS memiliki berbagai macam manfaat yang tentunya akan dirasakan oleh mahasiswa maupun oleh pengajar. Ada beberapa poin penting yang akan kami bagikan kepada Anda terkait manfaat pembelajaran dengan metode e-Learning dengan menggunakan sistem LMS pada artikel kali ini. Salah satu manfaat tersebut adalah kemudahan untuk menerapkan sistem pembelajaran berbasis performa. Artinya, seorang pengajar dapat memberikan pendidikan atau pembelajaran tambahan kepada mahasiswa dengan melihat performanya selama berada di kelas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengikuti pendidikan dan mengarahkan mahasiswa tersebut pada skill/keahlian yang memang sesuai dengan minatnya.

1. Menyusun indikator performa mahasiswa (KPI)

Sistem LMS dapat memberikan metrik yang akan membantu Anda menyusun KPI masing-masing pelajar. Tujuan utama dalam menyusun KPI ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman seorang pelajar terhadap mata pelajaran yang ada. Ketika Anda sudah memiliki data dan metrik KPI masing-masing pelajar, Anda dapat membimbing dan menentukan mata pelajaran apa yang perlu ditambahkan agar pelajar tersebut memiliki pemahaman yang setidaknya sama dengan pelajar lainnya.

2. Peningkatan aksesibilitas

Dengan pemberian pembelajaran yang terstruktur secara terus menerus, ruang lingkup pembelajaran yang didapat oleh pelajar pun akan mengalami peningkatan. Seperti yang kita ketahui, masing-masing pelajar tentu memiliki demografi yang berbeda, sehingga pemilihan konten pembelajaran/materi pendidikan yang diperlukan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam perangkat yang dapat diakses kapan pun.

3. Memberikan dampak yang besar terhadap kemampuan pelajar

Manfaat yang paling dirasakan dari pembelajaran dengan berbasis performa adalah dampak positif yang akan dirasakan oleh masing-masing pelajar dengan adanya program pembelajaran tersebut. Pengajar dapat melihat berbagai macam sisi pelajar dan menentukan apa yang harus dilakukan dengan benar melalui data yang tersimpan pada sistem. Evaluasi pengajar pun akan cenderung lebih menghemat waktu daripada menggunakan metode tradisional.

4. Pendidikan kolaboratif

LMS dapat meningkatkan kolaborasi dan interaksi sosial antar pelajar dan pengajar. Ini tentunya akan memberikan solusi pembelajaran yang sejalan dengan tujuan yang ingin didapatkan oleh pengajar seperti berbagi ide, pembelajaran sosial, peningkatan kompetensi pengetahuan melalui uji dan evaluasi serta hal-hal lain yang dapat mendorong pengajar untuk memberikan pembelajaran yang optimal.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

Tim Brightspace Indonesia

Ditulis oleh tim PT. Kreasi Sejahtera Teknologi, penyedia implementasi LMS D2L Brightspace di Indonesia. Tentang kami.

Ingin melihat Brightspace langsung?

Kami siapkan demo untuk institusi Anda—tanpa biaya, tanpa komitmen.

Hubungi kami

Artikel terkait

Semua artikel
e-Learning Indonesia

Tips Selama Anda Menjadi Pelajar/Mahasiswa

Masa-masa menjadi pelajar memiliki kesan yang variatif. Sama halnya ketika sudah menjadi seorang karyawan atau ketika menjadi wirausahawan setelah lulus. Namun, sebelum semua ini terjadi, tentunya Anda harus bisa mengiku

e-Learning Indonesia

Alasan Mengapa Anda Harus Menggunakan LMS Brightspace Indonesia

Memilih sistem LMS yang tepat bukan hanya karena penawaran harga yang murah atau pun memilih harga yang paling mahal diantara sistem lainnya. Harga bukanlah tolok ukur untuk memilih sistem LMS yang tepat. Yang paling pen

e-Learning Indonesia

Perbedaan LMS, LCMS, Authoring Tool dan Learning Portal

Pada perkembangan teknologi pendidikan dan e-Learning, saat ini Anda sudah dapat menemukan berbagai macam alat yang dapat diimplementasikan. Dalam hal ini adalah LMS, LCMS, Authoring Tool dan Learning Portal. Dari berbag