E-Learning Harus Diimbangi Tenaga Pengajar

SInkronisasi pengajar dengan sistem dan teknologi

Proses pengajaran melalui sistem pembelajaran online sudah dikenal oleh banyak masyarakat dan mahasiswa di Indonesia. Kemudahan teknologi ini tentunya menjadi nilai lebih bagi para orang tua dan juga bagi para mahasiswa atau pelajar. Karena, untuk menjadi seorang pelajar yang dapat mengikuti setiap mata pelajaran tidak lagi repot seperti dulu lagi. Orang tua pun dapat mengontrol aktivitas belajar anak dengan mudah.

Kita tahu, di era non-tech dulu, banyak pelajar yang kurang aktif untuk mengikuti kursus dengan berbagai macam alasan. Salah satu alasan adalah tenaga pengajar yang tidak konsisten dan juga merasa malas untuk mengikuti kursus di tempat pengajar ataupun di lokasi kursus yang di luar rumah. Hal ini pun akhirnya menghambat seorang pelajar untuk bisa mengikuti pelajaran dengan baik.

Kemudahan yang terjadi saat ini, dengan e-learning tidak serta merta akan langsung membuat seorang pelajar dapat belajar dengan nyaman. Karena, sistem e-learning yang berbeda-beda tergantung dari pihak penyedia lah yang membuat proses pembelajaran dengan e-learning bisa mengalami kegagalan. Pasalnya, tidak semua penyedia melakukan penyaringan tenaga pengajar untuk layanan yang diberikan kepada publik. Ada yang dapat memberikan penjelasan dengan mudah, ada pula yang memberikan penjelasan dengan cara yang cukup rumit dan menyulitkan para pelajar untuk memahami pembahasannya.

Dukungan penuh dari para tenaga pengajar perlu diperhatikan oleh para penyedia inilah yang membuat kami dari Brightspace memperhatikan semua pengajar yang ada. Mengacu pada sistem kerjasama dengan universitas-univeritas ternama di Indonesia, Brightspace menyediakan layanan Learning Managament System (LMS) yang digunakan oleh masing-masing universitas untuk menjalankan program e-learning kampus. Dosen yang mengajar tentunya sudah sangat familiar bagi para mahasiswa. Sehingga, tidak ada kesulitan bagi para pelajar untuk mengikuti proses pelajaran.

Proses belajar dengan e-learning yang dengan sistem modul yang sangat mudah di pahami akan menambah para pelajar untuk lebih cepat dalam belajar. Sistem yang disertai dengan audio dan visual akan memberikan metode pembelajaran yang lebih baik untuk para pelajar dan kemudahan pula bagi para pelajar untuk menjelaskan setiap materi yang diberikan.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

Tim Brightspace Indonesia

Ditulis oleh tim PT. Kreasi Sejahtera Teknologi, penyedia implementasi LMS D2L Brightspace di Indonesia. Tentang kami.

Ingin melihat Brightspace langsung?

Kami siapkan demo untuk institusi Anda—tanpa biaya, tanpa komitmen.

Hubungi kami

Artikel terkait

Semua artikel
e-Learning Indonesia

Target Pengembangan Soft Skill Bagi Individu

Sebagian orang pastinya sepakat bahwa soft skill merupakan bagian penting yang harus dikembangkan oleh semua orang. Selain dari kemampuan-kemampuan utama yang dimiliki, soft skill ini dapat menjadi nilai lebih bagi indiv

e-Learning Indonesia

Masa Depan Pembelajaran Menggunakan Media Seluler

Media pembelajaran dengan menggunakan media seluler merupakan salah satu metode pembelajaran masa depan yang akan diterapkan oleh seluruh instansi penddikan di dunia. Karena adopsi metode pembelajaran berbasis seluler in

e-Learning Indonesia

Apakah e-Learning Lebih Baik Daripada Pendidikan Tradisional?

Metode pendidikan modern tentunya memiliki berbagai macam kelebihan dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Tetapi, bukan berarti metode pendidikan e-Learning ini sangat sempurna dan tidak memiliki kekuranga