Awali Blended Learning Di Kampus Anda Dengan Cara Ini!

Banyak pengajar yang sudah mulai sadar dengan keberadaan sistem Blended Learning dan ingin mencoba menerapkan metode pembelajaran ini. Hanya saja, banyak dari mereka yang masih ragu untuk memulai karena mereka belum mengerti harus memulai metode pembelajaran ini dari mana dana apa yang harus dilakukan. Maka dari itu, kami ingin memberikan beberapa poin penting yang harus Anda lakukan jika ingin mulai menjalankan blended learning.

1. Gunakan sumber daya yang ada untuk tahap awal

Sebelum Anda mencari sumebr daya tambahan, Anda tidak perlu mencari sumber daya dari luar. Maksimalkan semua sumber daya yang sudah dimiliki oleh kampus baik itu yang berupa data tradisional maupun data digital yang sudah diterapkan sebelumnya. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, Anda tidak perlu lagi khawatir untuk mencari data yang menghabiskan waktu. Karena umumnya kampus memiliki data base sendiri yang memang terbuka untuk para pengajar kecuali data-data terbatas.

2. Penggabungan video dan tradisional

Blended learning merupakan metode pembelajaran hybrid yang dapat Anda lakukan dengan metode tradisional maupun dengan metode digital (e-Learning). Untuk itu, Anda dapat memperkenalkan sistem kepada para pelajar dengan memberikan materi gabungan yang berupa video dengan metode pembelajaran tradisional kepada para pelajar. Ini akan membantu pelajar dalam meningkatkan pemahamannya terhadap suatu materi pendidikan yang diberikan oleh pengajar.

3. Simulasi

Jangan hanya membuat materi yang sifatnya online dan melupakan metode pembelajaran offline maupun sebaliknya. Jika Anda hanya fokus pada pengajaran digital, itu bukan blended learning namanya. Begitu pula jika Anda hanya fokus pada offline, ini juga tidak dapat disebut dengan blended learning. Simulasikan suatu kondisi yang terjadi di kelas untuk Anda ketahui apa saja yang perlu dilakukan dalam proses pembelajaran blended learning ini. Dengan simulasi dan pengujian yang baik, Anda akan menemukan formula yang tepat dan sesuai dengan minat pelajar agar dapat mengikuti pendidikan dengan baik.

4. Feedback dan metode pembelajaran

Selanjutnya yang harus Anda lakukan untuk memulai blended learning adalah dengan meminta feedback dari pelajar maupun dari rekan pengajar yang Anda miliki. Temukan metode pembelajaran yang lebih baik agar dapat menghasilkan materi yang berkualitas untuk para pelajar.

Ilustrasi (c) Unsplash.com

Tim Brightspace Indonesia

Ditulis oleh tim PT. Kreasi Sejahtera Teknologi, penyedia implementasi LMS D2L Brightspace di Indonesia. Tentang kami.

Ingin melihat Brightspace langsung?

Kami siapkan demo untuk institusi Anda—tanpa biaya, tanpa komitmen.

Hubungi kami

Artikel terkait

Semua artikel
e-Learning Indonesia

Memiliki Sistem LMS Secara Singkat!

Mengembangkan sistem LMS tentu membutuhkan waktu yang cukup panjang agar sistem dapat bekerja sesuai dengan harapan. Mengenai lama waktu pengerjaan tentu kami tidak dapat memberikan gambaran, karena estimasi masing-masin

e-Learning Indonesia

Menemukan Bakat Pelajar Melalui Sistem LMS

Sistem LMS tidak hanya dapat memberikan hasil yang baik dalam proses belajar dan mengajar. Tetapi, dengan menggunakan sistem ini, Anda dapat menemukan bakat yang dimiliki oleh pelajar tersebut. Kami tidak berbicara tenta

e-Learning Indonesia

Meningkatkan Kemandirian Pelajar Melalui e-Learning

Kemandirian pelajar sangat diperlukan untuk menambah wawasannya melalui kemampuan dari dalam dirinya sendiri bukan hanya sekedar menunggu apa yang disampaikan oleh pengajar. Seperti yang terjadi pada kelas konvensional/k